Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Rabu, 14 November 2012
Tahun Baru Islam
DOA AKHIR TAHUN
وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيَّتِكَ ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ . وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ ، فَأَسْئَلُكَ اللَّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
DOA AWAL TAHUN :
وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، اللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْئَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَآئِهِ وَجُنُوْدِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلأَمَّـارَةُ بِالسُّوْءِ وَاْلإِسْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصَحْابِهِ وسلّم
Sabtu, 22 September 2012
Summary of Tangkuban Perahu.
Long time ago, there was a family. They were a father which was in form of dog, his name is Tumang, a mother which was called Dayang Sumbi, and a child named Sangkuriang.
One day, Dayang Sumbi asked her son to go hunting with his lovely dog, Tumang. After hunting all day, Sangkuriang began desperate and worried because he hunted no deer. Then he thought to shoot his own dog. Then he took the dog's liver and carried it to home.
Soon Dayang Sumbi found out that it was not deer liver but it's Tumang's. So, she was very angry and hit Sangkuriang's head. In that incident, Sangkuriang got wounded and scar then cast away from his home.
A few years later, Sangkuriang had travel many places and finally arrived at a village. He met a beautiful woman and felt in love with her. That women was Dayang Sumbi, his own mother. When they were discussing their wedding plans, Dayang Sumbi looked at the wound in Sangkuriang's head. It matched to her son's wound who had left several years earlier. Soon she realized that she felt in love with her own son.
She couldn't marry him but how to say it. Then, she found the way. She needed a lake and a boat for celebrating their wedding day. Sangkuriang had to make them in one night. He built a lake. With a dawn just moment away and the boat was almost complete. Dayang Sumbi had to stop it. Then, she lit up the eastern horizon with flashes of light. It made the cock crowed for a new day.
Sangkuriang failed to marry her. He was very angry and kicked the boat. It felt over and became the mountain of Tangkuban Perahu.
Minggu, 20 November 2011
Handphone
Semakin canggih perkembangan teknologi, maka potensi timbulnya efek samping atas penemuan-penemuan tersebut pun semakin berbahaya. Seperti yang sering kita dengar belakangan, banyak orang memberi peringatan atas bahaya radiasi yang ditimbulkan oleh HP. Ada beberapa cara untuk meminimalisir efek radiasi.
1. Say no to bluetooth and wireless headsets, karena perangkat ini bisa menimbulkan pancaran radiasi tambahan yang diproduksi oleh HP. Gunakanlah headset yang terhubung langsung dengan HP.
2. Sinyal labil? Mendingan enggak usah maksa nelepon. Saat kita ngotot melakukan koneksi terhadap jaringan sekitar, hal ini dapat menimbulkan radiasi yang sangat besar.
3. Hindari perangkap besi. Sebisa mungkin, tahan dulu deh hasrat menelepon di dalam kendaraan, lift, atau tempat-tempai lain yang banyak mengandung unsur besi. Hal ini dikarenakan besi bisa memantulkan radiasi yang dihasilkan HP ke arah penggunanya.
4. Jauhkan dari kuping. Saat kita menelepon seseorang dan belum ada jawaban, jangan dulu menempelkan HP ke kuping.
5. Singkat-padat-jelas. Usahakan menelepon hanya seperlunya saja. Kalau mau mengobrol panjang-lebar, lebih baik buat janji ketemuan saja. Selain menghindari risiko terkena radiasi, kita juga bisa lebih akrab kan sama orang yang kita ajak ngomong.
Jangan pernah menyepelekan radiasi, karena biasanya efek radiasi ini baru terasa dalam jangka waktu panjang.
Jumat, 07 Oktober 2011
Senin, 02 Mei 2011
Senin, 11 April 2011
Manfaat Musik
Selama periode bayi hingga usia sekolah, usahakan anak mendapat stimulasi bernuansa musikal. Mengapa? Karena irama dan timbre (warna musik) mendorong anak melakukan gerakan yang akan memengaruhi perkembangan motoriknya secara menyeluruh. Apa saja manfaat musik lainnya?
- Stimulasi ingatan
Jika pernah mendengar musik tertentu di masa lampau, orang akan mengasosiasikan musik dengan pengalaman masa lampaunya. Artinya, musik berfungsi sebagai stimulus pembangkit ingatan ke masa lalu. Tak hanya membangkitkan pengalaman obyektifnya, tapi juga pengalaman subyektifnya (perasaan ketika mengalami hal tersebut).
- Membangkitkan rasa nyaman
Jika kita memperdengarkan musik lembut menjelang anak tidur, ia akan merasa nyaman di peraduan. Biasanya musik-musik tersebut berada pada tempo adagio, andante, moderato, yang tidak jauh dari ritme nadi atau detak jantung dalam hitungan 1 ketuk per detik, sedikit lebih cepat, sedikit lebih lambat. Bukan menggunakan tempo lento yang amat lambat atau presto yang amat cepat.
- Efek hipnotik
Irama musik memberi dampak membuai. Ini disebut hypnotic effect (kesan hipnotik). Buktinya, ketika mendengar musik seseorang cenderung mengentak tangan atau kaki atau mengikuti senandung musiknya.
- Menghibur
Musik bertujuan menghibur (dari kata muse). Musik menghibur di kala suka dan duka. Musik juga menghibur anak-anak. Jadi, hanya dengan mendengarkan musik yang disukai, seseorang sudah merasa terhibur.
Jika individu berada dalam atmosfer yang disukai, atmosfer yang menyenangkan, maka ia akan merasa lebih nyaman, dan rasa nyaman akan memberi dampak positif pada individu dalam melakukan kegiatannya. Kondisi ini membuat anak mudah menyerap, mengolah, dan menyimpan ilmu maupun stimulus.
Langganan:
Postingan (Atom)








































